Coetan Asli
bercakap melalui tulisan
Selasa, 17 November 2015
Pagar minimalis
Kamis, 28 Agustus 2014
::majafahit on soundcloud::
sekarang ga usah ribeut lagi buat cari kaset / cd dari band favorit atau band terbaru! majafahitchannels sengaja memberikan kemudahan dalam pendownloadan lagu terbaru ataupun lagu lama, berikut daftar lagu majafahit 2014:
>>track
1. Pengaruh zaman
2. Persiapan
3. Mari bertempur
4. Kalahkan mereka
5. Tetap semangat
6. Selalu melihat
7. Untuk kemenangan
8. Berharap pulang
terimakasih atas kunjunganya, sebagai tanda persahabatan mohon untuk membagikan di kronologi sosial media anda!
::sesuatu yg indah::
Bagi sebagian banyak anak manusia yang belum merasakan pernikahan, terkadang banyak hal yang sebelumnya sudah di ketahui tapi belum di jalani, makshdnya begini! ketika seseorang yang belum pernah merasakan indahnya sebuah pernikahan tetapi mereka sudah tau bagaimana pernikahan bagaimana. mereka yang seperti itu biasanya sering mengalami kesulitan dalam menjalani hubungan yang hanua sebatas hubungan sesaat/ sementara saja! bisa sobat bayangkan bukan bagaiman ketika sobat pergi kesuatu acara pernikahan, dimana dalam pernikahan itu teman sobat sendiri,,, pastinya jika sobat pergi ke tempat itu seorang diri akan sangat memalukan bukan di banding dengan teman-teman / pasanhan sobat sendiri. Jadi intinya sobat pasti punya bayangan tersendiri saat melihat teman sobat berada di atas kursi pelaminan, saya yakin sobat pasti ingin cepat-cepat meniru jejak teman yang sudah lebih dulu menduduki kursi pelaminan. tapi janhan sampe membuat kecewa yemen sobat sendiri ya, hanya karena temen sobat lebih dulu menduduki kursi pelaminan lantas sobat tidak mau lagi berkomunikasi/silaturahmi lagi dengan temen sobat. Itu salah besar ya sobat semua, jangan sampe seperti itu pokonya.. Ngaak nanya alias dengan sengaja nyuekin dia itu sangat tidak baik sobat semua. Sekarang lebih baik kita
Minggu, 19 Januari 2014
Ternyata dia
ceritanya, ada gadis cantik yang hidup penuh dengan
kegelamoran. dia sedang menjadi target incaran seorang pria
yang tidak begitu ganteng atau kaya. suatu hari
keduanya secara tidak sengaja bertemu dan terlihat dalam
pertemuanya si pria menundukan kepalanya.
berikut ini singkat percakapannya:
nita : kamu,, kenapa selalu
mengikutiku, apa kamu
tidak tidak malu dengan tingkahmu. "dengan nada sedikit tingggi"
bima : aku mencintaimu dan ingin meminangmu, "dengan
menahan emosi si pria tetap tegar"
bima : kamu itu harusnya ngaca aku sama kamu itu beda "
dengan sedikit menyentak" lalu pergi.
Tidak ada sepatah katapun dari pria itu, dia hanya terdiam
dengan menundukan kepalanya sambil menahan rasa kesal
dan malu.
2 tahun kemudian si gadis menikah dengan pria yang
selama ini ia impikan, pria yang ganteng dan juga kaya raya. Ditempat lain di suatu mall terdengar suara menyentak
kearah rony yang ternyata suara itu berasal dari bima bos
besarnya di perusahaan rony bekerja. ternyata bima sedang
mengajarkan kedisiplinan kepada rony, rony pun dengan
santai menangapinya.
suatu malam bima mengajak rony untuk ngopi bareng di
kafe yang lumayan ramai oleh pengunjung. jam 20.00 bima
sudah menunggu di tempat yang sudah mereka janjikan.
sekitar lima menit berlalu rony datang dengan istri
tercintanya. " malam bos kenalkan ini istri saya, nita"
dengan waja penuh keheranan nita mengulurkan tangan ke
arah bima, dengan senyum kecil bima menanggapinya.
begitulah hidup kita tak pernah tau rahasianya.......
Sabtu, 18 Januari 2014
PASUKAN DAJJAL (SUDAH) MEMBANGUN MARKAS BESAR-NYA DI MEKAH
______________
Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha:
“Rasulullah masuk ke kamarku dalam keadaan aku sedang menangis. Beliau berkata kepadaku: ‘Apa yang membuatmu menangis?’ Aku menjawab: ‘Saya mengingat perkara Dajjal maka aku pun menangis.’ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: ‘Jika dia keluar sedang aku masih berada di antara kalian niscaya aku akan mencukupi (melindungi) kalian. Jika dia keluar setelah aku mati maka ketahuilah Rabb kalian tidak buta sebelah. Dajjal keluar bersama orang-orang Yahudi Ashbahan hingga datang ke Madinah dan berhenti di salah satu sudut Madinah. Madinah ketika itu memiliki tujuh pintu, setiap celahnya ada dua malaikat yang berjaga. Maka keluarlah orang-orang jahat dari Madinah mendatangi Dajjal ….”
(HR. Ahmad, Abdullah bin Ahmad, Ibnu Hibban).
Mekah tempat lahirnya Nabi Muhammad saw dan tempat terletaknya Ka'bah yang menjadi kiblat umat Islam sedang mengalami pembangunan komersial yang terhebat dalam sejarah. Ratusan bangunan sedang dalam konstruksi tanpa meninggalkan sedikitpun sejarah dan bangunan asli dari Rasulullah, para sahabat dan semua tinggalan Khilafah Rashidin dan apalagi Khilafah Othmaniyyah. Tinggalan Benteng Ajyad dari zaman Othmaniyyah pada abad ke 18 merupakan benteng yang dibangun untuk mempertahankan Mekah pada masa itu telah diratakan tanpa bekas.
Dengan satu malam saja bukit yang menempatkan kubu tersebut telah diratakan untuk pembangunan menara Abraj Al Bait. Begitu juga seluruh penduduk yang mendiamai daerah tersebut telah dipindahkan ke pinggiran-pinggiran Mekah dan kota-kota yang berdekatan. Kawasan yang dulunya adalah bersejarah dalam peradaban Islam akan berubah menjadi komplek perbelanjaan yang terbesar, hotel termasyhur dan perumahan mewah.
Apakah Hijaz yang dikuasai Raja Badui "WAHABI" Saud itu adalah milik sepenuhnya. Apakah tujuan pembangunan besar-besaran itu untuk kebaikan umat Islam?
Gubernur Mekah, Pangeran Khaled Al Faisal sering mengkampanyekan menjadikan Mekah kota abad 21, mengganti tujuan ibadah haji ini ke kota contoh dari segi pembangunan dan modernisasi.
Mereka berpegang dengan fatwa tempat tinggalan Rasulullah dan sahabatnya adalah bid'ah tapi peliknya membawa pengaruh yahudi di Mekah dan Madinah, telah menghancurkan semua sejarah dan arsitektur yang telah di asaskan oleh Rasulullah saw dan sahabat.
Pembangunan Mekah seharusnya bersama oleh umat Islam bukan diplot oleh dinasti Raja Badui Saud saja . Setidaknya umat Islam tidak terbebani dengan keuangan yang tinggi untuk menunaikan rukun Islam yang kelima itu . Tapi motif nyata pembangunan tersebut seperti yang terjadi adalah karena dorongan keuntungan kepada suku Raja Badui murni .
Semua pembangunan restoran terkenal , mall sampai hotel - hotel bermerek internasional ( yang dikuasai Yahudi ) bisa jadi bukannya semakin membuat khusyu' beribadah tapi malah memalingkan jemaat haji dari tujuan.
Umat Islam/ jemaat haji berlomba-lomba untuk berbelanja barang buatan Yahudi , di Mekah umat Islam berbelanja tanpa batas di gedung - gedung dan hotel - hotel milik Yahudi !
PERTANYAN-NYA...
Siapakah yang menggadaikan tanah suci dan kiblat umat Islam ini ?
Inilah tingkah polah umat Islam sekarang ini yang tergambar oleh Rasulullah saw ketika hampir wafatnya beliau , ya ummati , ya ummati !
Selain toko Paris Hilton Tempat megah terbaru adalah pembangunan Menara Abraij Al Bait ( menara Jam ) atau Fairmont Tower merupakan pengembangan yang mencakup Masjidil Haram itu sendiri .
Komplek menara tersebut memiliki luas lantai 15,6 juta kp adalah terbesar didunia dan menaranya adalah tertinggi didunia ; bangunan pencakar langit akhir zaman seperti yang di beritahu oleh Rasulullah yang dibangun oleh kaum badui Najd adalah tepat berada di hadapan Ka'bah !
Abraij Al Bait adalah privatisasi komersial yang terbesar didunia .
Ini dibiayai sepenuhnya oleh Saudi Binladen Group ( SBG ) , dan diberi kontrak selama 25 tahun untuk mengelola komplek tersebut . Sebagian akan disalurkan ke Wakaf Malik Abdul Aziz tetapi SBG memiliki hak terhadap ke
Sabtu, 10 November 2012
ilmu dan motivasi
Pemuda itu menangis tersedu-sedu di samping mihrab mesjid. Mushaf ia dekap erat-kuat ke dadanya. Sesekali ia me-lap air mata yang meleleh. Ia merasa begitu rapuh dan lemah. Begitu tak berdaya menghadapi seorang wanita. Ia telah tergila-gila pada wanita itu. Senyuman wanita itu bagai purnama di gelap gulita malam. Suara wanita itu laksana nyanyian bidadari yang merasuk ke pori-pori jiwanya. Ia menangisi dirinya yang tak lagi bisa merasakan nikmatnya berzikir. Menangisi hatinya yang tak lagi bisa khusyuk dalam shalat. Menangisi pikirannya yang selalu membawanya terbang ke wanita itu. Oh, sungguh hebat deritanya. Dulu ia begitu kokoh dan teguh. Orang-orang menganggapnya seorang laki-laki yang punya prinsip dan berkarakter. Apalagi saat orang-orang tahu dia begitu mampu menjaga hubungan dengan wanita, popularitas keshalehannnya semakin dikenal dan menjadi buah bibir. Itu dulu, namun kini ia begitu tak berdaya dan rapuh. Wanita itu betul-betul telah membuatnya terpikat. Seorang wanita yang dalam pandangannya begitu anggun dan sempurna. Cantik, manis, cerdas, hafal al-Qur`an, sopan dan lembut dan lain-lainya. Seorang wanita yang menurutnya layak dijadikan pasangan hidup menuju sorga. Seorang wanita yang semua kriteria calon istri dambaan ia temukan pada dirinya. Hampir tiap malam ia menangis. Jika dulu, ia menangis di kegelapan malam karena dimabuk rindu pada Sang Pencipta, kini ia menangis karena dimabuk rindu pada makhluk-Nya. Apakah Allah tengah menguji dirinya. Apakah Allah tengah menguji kejujuran cintanya. Ataukah memang sudah waktunya ia menikah. Ia teringat dengan pesan-pesan Ustadznya sebelum berangkat ke Mesir dulu, pesan-pesan yang masih terekam kuat dalam memorinya. "Anakku, ketahuilah dalam perjalanmu menuntut ilmu nanti, kamu akan diuji dengan banyak hal, dengan kesusahan hidup, kesulitan biaya, lingkungan, kawan-kawan, dan lainnya. Teguhkan selalu niat di hatimu dan mintalah pertolongan pada Allah setiap waktu. Dan ingatlah, ujian terberat yang akan kamu hadapi nanti adalah wanita, maka berhati-hatilah menghadapi wanita. Jangan pernah mengikuti ajakan nafsu yang menyesatkan." "Anakku, berpacaran yang saat ini banyak digandrungi anak-anak muda adalah sikap laki-laki bermental kerupuk dan pecundang dan tipe wanita yang tak punya harga diri, menjalin hubungan secara syar`i dan menikahi dengan cara-cara yang baik, itulah akhlak seorang laki-laki yang didamba dan sikap seorang wanita calon penghuni sorga. Bila godaan itu terasa berat bagimu, berpuasa tak sanggup mengobatimu, maka menikahlah, insya Allah itu lebih berkah dan mengantarkan pada kebaikan." "Anakku, jika kamu mengira berpacaran itu adalah jalan menuju pernikahan, maka engkau telah tertipu oleh nafsumu. Engkau telah termakan bujuk rayu setan durjana. Apakah engkau mau memetik buah dari pohon sebelum waktunya? Apakah engkau mau membeli barang yang telah usang dan pernah dipakai orang?" "Anakku, janganlah engkau mengira, pacaran yang Ustadz maksud bertemu dan jalan berdua-duan semata, tapi jagalah matamu, pendengaranmu, hatimu dan pikiranmu. Janganlah menjadi pemuda yang lemah. Ingatlah, engkau adalah pemimpin, jangan biarkan hawa nafsu yang memimpinmu." "Jika suatu saat nanti, dorongan untuk menikah begitu kuat dan menyesak di dadamu, engkau merasa telah siap, namun orang tua belum merestui dan ada jalan lain yang menghambat. Ustadz sarankan, bersabarlah, bersabarlah, dan bersabarlah. Sembari terus mencoba dan berdoa tiada henti pada Allah. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. Dan ketahuilah, orang-orang yang sabar akan mendapatkan pahala yang berlipat, dan orang-orang sabar akan memetik mutiara iman yang begitu banyak dalam kesabarannya itu. Dan yakinlah sesungguhnya bersama satu kesulitan ada banyak kemudahan." "Anakku, jangalah engkau tergoda oleh nafsumu, janganlah engkau tertipu dengan bisikan musuhmu, setan durjana. Mungkin Allah tengah mengujimu, dan menyiapkan untukmu hadiah yang indah. Maka selalulah berbaik sangka pada Allah." Nasehat-nasehat berharga itu begitu mampu menjadi penawar bagi hatinya yang gelisah. Tapi, itu hanya bertahan sebentar, ledakan perasaannya pada wanita itu ternyata lebih dahsyat dan meluap-luap. Pesan-pesan itu hanya bertahan sesaat, lalu ketika desakan perasaan itu kembali merasuki jiwa, ia menjadi begitu rapuh dan lemah. Sampai pada akhirnya ia menelpon Ustadznya di Indonesia. Ia menceritakan kegelisahan hatinya, keresahan jiwa, dan gejolak rasa yang selalu menyesak di dadanya. Ustadznya berpesan kembali, "Anakku, Ustadz bisa memahami keadaanmu, barangkali sudah waktunya bagimu untuk menggenapkan setengah agamamu. Ustadz sarankan lakukanlah shalat istikharah, jika engkau menemukan ada tanda-tanda ke arah sana, maka lakukanlah shalat hajat sebanyak-banyaknya, insya Allah, mudah-mudahan dengan cara demikian Allah membuka jalan untukmu. Mintalah pada Allah dengan air mata penuh harap, menangislah sejadi-jadinya di hadapan Allah. Yakinlah, Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya." Satu tahun kemudian, sesudah kesabaran yang panjang, setelah menyelesaikan hafalan al-Qur`annya, ia pun menggenapkan setengah agamanya di penghujung bulan Juni 2010. Ia sangat bahagia. Kebahagiaan yang tak bisa dlukiskan dengan kata-kata. Ia telah menikah dengan wanita dambaannya, seorang wanita sorga yang Allah hadirkan ke bumi untuknya. Allah telah memilihkan untuknya seorang pendamping hidup yang mecintai Allah dan dirinya dengan sepenuh jiwa dan raga. Tak sia-sia selama ini ia menjaga dirinya dari tergelincir pada perbuatan yang haram. Ia sampaikan kerinduannya terhadap wanita itu pada Allah setiap malam, ia titipkan penjagaan untuk wanita itu pada Allah setiap saat. Ia hantarkan doa-doa penuh ketulusan untuk kebaikan dan keselamatan wanita itu selama ini. Dan kini, Allah mengizinkannya untuk memetik buah kesabarannya selama ini. Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan hamba yang berserah diri pada-Nya.
menuju surga dengan cinta
bismillahi rahman ni rahim...
Dalam Islam, cinta merupakan masalah utama dalam kehidupan dunia dan akhirat. Ini karena Islam sendiri merupakan agama yang berasaskan cinta. Sabda Rasullulah SAW.: "Tiga perkara yang apabila terdapat pada diri seseorang maka ia akan mendapat manisnya iman, yakni: Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai daripada yang lain; mencintai seseorang hanya karena Allah, dan benci untuk kembali kepada kekafiran sebagaimana ia tidak suka dilemparkan ke dalam neraka" (HR. Bukhari dan Muslim)
Oleh karena itulah Islam menyeru kepada cinta, yaitu cinta kepada Allah, cinta kepada Rasulullah, cinta kepada agama, cinta kepada aqidah, juga cinta kepada sesama makhluk, sebagaimana Allah menjadikan perasaan cinta antara suami istri sebagai sebagian tanda dan bukti kekuasaan-Nya, firman Allah SWT: "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (QS. Ar-Ruum: 21).
Jelaslah bahwa cinta adalah tanda kehidupan ruhani dalam aqidah orang mukmin, seperti halnya cinta juga menjadi dasar dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. Selain itu, iman dalam Islam ditegakkan berdasarkan cinta dan kasih sayang, sebagaimana terlukis indah dalam sabda Rasulullah SAW : "Demi Dzat yang diriku ada di tanganNya, kamu tidak akan masuk syurga sehingga kamu beriman, dan kamu tidak akan beriman dengan sempurna hingga kamu saling mencintai. Maukah aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang jika kalian lakukan kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian." (HR Muslim)
Dalam hadist diatas, Rasullulah SAW menegaskan bahwa jalan menuju ke syurga bergantung kepada iman, dan iman bergantung kepada cinta. Maka cinta adalah syarat dalam iman, rukun dalam aqidah, dan asas dalam agama.
Cinta dalam Islam adalah kaidah dan sistem yang mempunyai batas. Ia adalah penunjuk ke arah mendidik jiwa, membersihkan akhlaq serta mencegah atau melindungi diri daripada dosa-dosa. Cinta dapat membimbing jiwa agar bersinar cemerlang, penuh dengan perasaan cinta dan dicintai.
Sayangnya dalam kondisi saat ini, cinta yang lahir cenderung penuh hawa nafsu dan menyimpang daripada tujuan murni yang sebenarnya. Setiap saat, setiap hari kita dibuai dengan lagu cinta, dibuat terlena dengan tontonan kisah cinta yang menghanyutkan kita ke dunia khayal yang merugikan. Kini bahkan banyak yang menyalahartikan makna cinta sebenarnya, sehingga terdorong melewati batas pergaulan dan tatasusila seorang mukmin.
Untuk itu, renungkanlah sejenak hakikat kehidupan kita di dunia. Rasullulah SAW bersabda: "Tidak sempurna iman salah seorang dari kamu sehingga ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai diri sendiri." Juga sabda Rasulullah, "Barang siapa ingin mendapatkan manisnya iman, maka hendaklah ia mencintai orang lain karena Allah." (HR Hakim dari Abu Hurairah).

